Latest Book :
Home » , , , , , » Buku Paket TK - PAUD Kurikulum 2013 Revisi 2017

Buku Paket TK - PAUD Kurikulum 2013 Revisi 2017

{[['']]}
PENTING !!!
WA/Phone Baru : 085 324 431 055


Selamat Tinggal 2016 dan selamat datang 2017. Bagaimana bunda dengan kurikulum 2013-nya, tentu bagi sebagian bunda akan merasa binggung, karena memang kurikulum 2013 ini lebih menekankan kepada pemahaman anak. Dalam satu bahasan harus bisa mengembangkannya menjadi beberapa materi denan konsep Pendekatan Saintifik. Dan disini kami bermaksud menawarkan Produk Terbaik kami yaitu Buku Paket TK-PAUD Dino KIDS TEMATIK, yang telah menerapkan kurikulum 2013 terbaru.


Pendekatan Saintifik
Saintifik, sains dalam kurikulum pendidikan dasar memiliki obyek yang menggunakan metode ilmiah sehingga perlu diajarkan di Sekolah Dasar. Disini setiap pendidik haruslah paham akan alasan mengapa sains perlu diajarkan disekolah dasar yang mana apabila diajarkan sains dengan cara yang tepat maka dapat memberikan daya fikir yang keritis pada anak didik. Selain itu bila sains diajarkan melalui percobaan-percobaan yang dilakukan sendiri oleh anak maka anak tidaklah mempelajari hafalan belaka, dan yang paling utama metode Saintifik ini memiliki potensi yang dapat membentuk keperibadian anak secara keseluruhan.

Pendekatan saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diusung oleh Kurikulum 2013. Langkah-langkah pada pendekatan saintifik merupakan bentuk adaptasi dari langkah-langkah ilmiah pada sains. Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendekatan saintifik diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Dalam pendekatan atau proses kerja yang memenuhi kriteria ilmiah, para ilmuan lebih mengedepankan pelararan induktif (inductive reasoning) dibandingkan dengan penalaran deduktif (deductiv reasoning).

Penalaran deduktif melihat fenomena umum untuk kemudian menarik simpulan yang spesifik. Sebaliknya, penalaran induktif memandang fenomena atau situasi spesifik untuk kemudian menarik simpulan secara keseluruhan. Sejatinya, penalaran induktif menempatkan bukti-bukti spesifik ke dalam relasi ide yang lebih luas. Metode ilmiah umumnya menempatkan fenomena unik dengan kajian spesifik dan detail untuk kemudian merumuskan simpulan umum. Metode ilmiah merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu atau beberapa fenomena atau gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya.

Untuk dapat disebut ilmiah, metode pencarian (method of inquiry) harus berbasis pada bukti-bukti dari objek yang dapat diobservasi, empiris, dan terukur dengan prinsip-prinsip penalaran yang spesifik. Metode ilmiah pada umumnya memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui observasi atau ekperimen, mengolah informasi atau data, menganalisis, kemudian memformulasi, dan menguji Hipotesis.


Langkah-langkah Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik
Menurut Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 lampiran IV, proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu: 

MENGAMATI
Mengamati merupakan metode yang mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran (meaningfull learning). Kegiatan belajar yang dilakukan dalam proses mengamati adalah membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat). Kompetensi yang dikembangkan adalah melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi 

MENANYA
Menanya merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik). Kompetensi yang dikembangkan adalah mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. 

MENGUMPULKAN INFORMASI
Mengumpulkan informasi/eksperimen merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks, mengamati objek/kejadian/aktivitas, dan wawancara dengan narasumber. Kompetensi yang dikembangkan dalam proses mengumpulkan informasi/ eksperimen adalah mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat. 

MENGOLAH INFORMASI/MENGASOSIASIKAN
Mengasosiasikan/mengolah informasi merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa pengolahan informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi. Kompetensi yang dikembangkan dalam proses mengasosiasi/mengolah informasi adalah mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan. 

MENGKOMUNIKASIKAN
Mengkomunikasikan merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya. Kompetesi yang dikembangkan dalam tahapan mengkomunikasikan adalah mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar.


Selain itu pada Kurikulum 2013 ini Pendidik akan dikenalkan pada 4 Aspek Dasar, yaitu diantaranya adalah :

  1. SIKAP SEPIRITUAL
    Menerima ajaran agama yang dianutnya\
  2. SIKAP SOSIAL
    Memiliki prilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif, dan estetis, percaya diri, disiplin, peduli, mampu bekerja sama, mampu menyesuaikan diri, jujur serta santun dalam berinteraksi dengan keluarga, pendidik, pengasuh, dan teman.
  3. PENGETAHUAN
    Mengenali diri, keluarga, teman, pendidik, dan pengasuh, lingkungan sekitar, teknologi, seni, serta budaya dirumah, tempat bermain, dan satuan PAUD.
  4. KETERAMPILAN
    Menunjukan yang diketahui, dirasakan, dibutuhkan, dan difikirkan melalui bahasa, musik, gerakan, dan karya secara produktif, dan kreatif serta mencerminkan anak berprilaku  serta berakhlak mulia.

Kabar baiknya produk Dino Kids Tematik yang kami Jual ini telah mengimplementasikan Kurikulum 2013 Revisi 2016/17 yang telah membahas mengenai keseluruhan materi berbasis TEMATIK dan SAINTIFIK. Sehingga para bunda dapat mengajar murid-muridnya secara baik dan sistem matis berdasarkan ketentuan Saintifik pada Kurikulum 2013 karena buku ini memberikan materi dan petunjuk teknis yang lengkap.

Adapun gambar produk seperti dibawah ini :















Adapun isi poko yang menjadi kelebihan dari buku Paket TK - PAUD Dino TEMATIK ini diantaranya yaitu :


Pada halaman awal Kompetensi Inti dan Dasar
Serta point2 nya

Pendekatan Saintifik disajikan pada setiap Halaman



Pada sebagian buku telah disertakan setiker penilaian ( Tidak Semua buku )


Produk Buku Paket TK - PAUD Kurikulum 2013 Dino Kids TEMATIK ini memiliki tiga kategori atau tinggatan yang diantaranya yaitu :

  • Usia 3 - 4 Tahun => Untuk Pra Sekolah / Kelompok Bermain
  • Usia 4 - 5 Tahun => Untuk Kelompok Kecil / Junior / A
  • Usia 5 - 6 Tahun => Untuk Kelompok Besar / Senior / B

Bagi bunda diseluruh Nusantara yang berminat membeli buku paket Dino Kids Tematik ini dapat menghubungi saya di :
  • Phone/WA : 085 324 431 055
  • BBM          : -


Share this article :
SELAMAT DATANG di Web Perwakilan Dipo Mulyo TASIKMALAYA | jangan lupa Klik suka page facebook kami dibawah ini ya
 
Produk : Semua Produk | KOBER | TK | RA
Copyright © 2011. Citra Buku - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by ginda